Jumat, 14 April 2017

# biologi

BAKTERI DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN

BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Kajian biologi terapan sangat minim jika tidak menggunakan jasa bakteri, karena biologi terapan membutuhkan jasa bakteri-bakteri yang dapat dimanfaatkan dalam hal penerapan konsep biologi seperti sub bidang mikrobiologi, genetika, ekologi mikroorganisme dan lain sebagainya. Oleh karena itu keberadaan bakteri tentu sangat berjasa dalam kajian biologi terapan dalam hal pemanfaatannya dari segi pangan, makanan, minuman, pertanian, perkebunan, dan lain sebagainya.
Al-Qur’an juga telah menyebutkan dalam Qs an-Nahl ayat 161 yang artinya : “Dan Allah menciptakan apa yang tidak kamu ketahui” menunjukkan bahwa Allah SWT telah menciptakan keberadaan bentuk-bentuk kehidupan yang manusia sebelumnya tidak mengetahui. Manusia masih mengungkap ayat Al-Qur’an tentang keberadaan adanya kehidupan itu, baru kemudian setelah alat mikroskop ditemukan, manusia mulai dapat melihat dengan mata penglihatannya tentang makhluk hidup yang terkecil. Hal tersebut membuktikan bahwa sebelum adanya penemuan terkait bakteri, Al-Qur’an lebih dahulu menyebutkan di dalam ayat-ayatnya.
Berdasarkan uraian di atas, maka dalam makalah ini akan dibahas tentang bakteri yang dalam bahasa Al-Qur’an disebut dzarrah dalam perspektif Al-Qur’an dan peranannya bagi kehidupan.

1.2  Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dalam makalah ini adalah sebagai berikut :
1.      Bagaimana perspektif bakteri dalam Al-Qur’an ?
2.      Apa saja peranan bakteri bagi kehidupan ?

1.3  Tujuan
Adapun tujuan dalam makalah ini adalah sebagai berikut :
1.      Untuk mengetahui perspektif bakteri dalam Al-Qur’an.
2.      Untuk mengetahui peranan bakteri bagi kehidupan.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Perspektif Bakteri dalam Al-Qur’an
Istilah zarrah sebagai wujud zat atau substansi materi yang paling kecil yang disebutkan dalam Al-Qur’an merupakan petunjuk untuk mempelajari mikroorganisme dan materi mikromos lainnya. Konsep sel sebagai materi fungsional terkecil ternyata dapat dipatahkan oleh adanya mikroorganisme. Mikroorganisme sebagai organisme sel tunggal merupakan bukti adanya materi fungsional di bawah sel. Itulah materi zarrah, Al-Qur’an menunjuk pada konsep zarrah sebagai materi terkecil, dengan demikian masih ada substansi potensial dalam suatu zat yang lebih kecil dari sel (Subandi, 2010).
Selain itu, adanya makhluk kecil seperti bakteri juga disebutkan dalam QS. Al-Baqarah ayat 26 yang berbunyi :

إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي أَنْ يَضْرِبَ مَثَلًا مَا بَعُوضَةً فَمَا فَوْقَهَا فَأَمَّا الَّذِينَ آَمَنُوا فَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّهِمْ وَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُوا فَيَقُولُونَ مَاذَا أَرَادَ اللَّهُ بِهَذَا مَثَلًا يُضِلُّ بِهِ كَثِيرًا وَيَهْدِي بِهِ كَثِيرًا وَمَا يُضِلُّ بِهِ إِلَّا الْفَاسِقِينَ
Artinya:
“Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka. Dan adapun mereka yang kafir mengatakan : "Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?." dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik.” (QS.Al-Baqarah : 26)

Ibnu Katsir menasirkan bahwa kata (yang lebih rendah dari itu), menunjukkan bahwa Allah SWT kuasa untuk menciptakan apa saja, yaitu penciptaan apapun dengan obyek apa saja, baik yang besar maupun yang lebih kecil. Allah SWT tidak pernah menganggap remeh sesuatu pun yang Dia ciptakan meskipun hal itu kecil. Orang-orang yang beriman meyakini bahwa dalam perumpamaan penciptaan yang dilakukan oleh Allah SWT memiliki manfaat bagi kehidupan manusia (Al-Mubarok, 2006). Sebagaimana Allah SWT menciptakan bakteri meskipun memiliki ukuran yang sangat kecil tetapi keberadaannya memiliki manfaat yang besar bagi kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan.

2.2 Peranan Bakteri bagi Kehidupan
Mikrobia dengan aktivitasnya mempengaruhi organisme lain termasuk tumbuhan tinggi dan hewan-hewan dalam suatu ekosistem. Mikrobia berperan penting sebagai organisme sintetik dan degradatif. Mikrobia sebagai organisme sintetik artinya sebagai produser bermacam senyawa kimia seperti hormon, nutrient dan antibiotik yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman dan hewan begitu pula sebaliknya. Mikrobia sebagai organisme degradatif  artinya mikrobia sebagai produser enzim yang mendegradasi bermacam senyawa organik dan anorganik yang terakumulasi di lingkungannya.
Di lingkungan tanah, bakteri tidak hanya berinteraksi diantaranya tetapi juga dengan tanaman dan hewan. Beberapa diantaranya bersifat patogen pada tanaman dan hewan yang lainnya melakukan simbiosis. Interaksi diantara bakteri dengan mikroba lainnya dapat saling menguntungkan atau bersifat antagonistik. Di lingkungan akuatik, bakteri sebagai polutan, indikator polusi juga sebagai agemsia pengendali polusi. Adanya polusi mikrobia seperti bakteri di air minum sebagai penyebab epidermik lewat air seperti disentri, kolera dan hepatitis. Ekologi di lingkungan air laut masih belum diketahui karena kesukaran pada waktu pengambilan sampelnya.
Saat ini mikrobia banyak dimanfaatkan di bidang lingkungan, yang berperan membantu memperbaiki kualitas lingkungan. terutama untuk mengatasi masalah pencemaran lingkungan, baik di lingkungan tanah maupun perairan. Bahan pencemar dapat bermacam-macam mulai dari bahan yang berasal dari sumber-sumber alami sampai bahan sintetik, dengan sifat yang mudah dirombak (biodegradable) sampai sangat sulit bahkan tidak bisa dirombak (rekalsitran/ nonbiodegradable). Dalam hal ini akan dibahas beberapa pemanfaatan mikroba dalam proses peruraian bahan pencemar dan peran lainnya untuk mengatasi bahan pencemar.
Berikut berberapa manfaat bakteri :
1.      Bakteri dapat digunakan untuk membuat keju dari susu. Bakteri mengubah gula susu menjadi asam laktat. Asam inilah yang menyebabkan susu mengental untuk membentuk keju. Bakteri juga terlibat dalam memproduksi makanan lain. Yogurt dibuat dengan menggunakan bakteri untuk fermentasi susu .
2.      Di dalam dunia kesehatan bakteri dapat diubah untuk menyediakan kita dengan berbagai bahan yang bermanfaat. Bakteri dapat digunakan sebagai pabrik kecil untuk memproduksi bahan kimia dan obat-obatan yang diinginkan. Sebagai contoh, insulin, yang diperlukan untuk mengobati penderita diabetes, dapat diproduksi dengan menggunakan bakteri.
Melalui proses transformasi, gen manusia insulin ditempatkan ke dalam bakteri. Bakteri kemudian menggunakan gen yang membuat protein. Protein dapat dipisahkan dari bakteri dan kemudian digunakan untuk mengobati pasien. Produksi massal insulin oleh bakteri membuat obat ini jauh lebih terjangkau.
3.      Dalam tubuh kita bakteri juga membantu Anda mencerna makanan Anda. Beberapa spesies bakteri, seperti E. coli, ditemukan dalam saluran pencernaan. Bahkan, dalam usus, sel-sel bakteri melebihi jumlah sel-sel Anda sendiri.
4.      Dalam lingkungan Bakteri penting dalam hampir semua ekosistem karena bakteri sebagai pengurai. Mereka memecah bahan mati dan produk-produk limbah dan daur ulang untuk mengembalikan nutrisi lingkungan. Ini daur ulang nutrisi, seperti nitrogen, sangat penting untuk organisme hidup. Organisme tidak dapat menghasilkan nutrisi, sehingga harus di hasilkan dari sumber lain.
Kita mendapatkan nutrisi dari makanan apa yang kita makan; tanaman mendapatkannya dari dalam tanah. Bagaimana nutrisi ini masuk ke dalam tanah?Salah satu cara adalah dari cara dekomposer. Tanpa dekomposer, kita akan kehabisan materi yang di butuhkan untuk bertahan hidup. kita juga bergantung pada bakteri untuk menguraikan limbah, di pabrik pengolahan limbah.
5.      Manfaat bakteri baik yang paling sentral untuk tubuh:
·         Memulihkan dan mengatur usus dari kerja berat. Bakteri ini sangat baik bagi mereka yang mengalami sembelit dan sindrom iritasi usus. Bakteri ini juga mencegah dan mengobati diare yang ditimbulkan oleh antibiotik.
·         Sebagai eliminator racun. Bakteri ini menonaktifkan senyawa toksik seperti nitrat, yang dihasilkan mikroorganisme lain dan makanan.
·         Membantu pembentukan enzim laktase. Enzim ini berfungsi mencerna susu dan produk susu yang merupakan makanan tak bersahabat bagi perut. Banyak orang yang dapat mulai menoleransi produk susu dalam jumlah terbatas, jika mereka menambahkan bakteri bersahabat ke dalam diet mereka. 
·         Pelindung sistem imun. Bakteri ini membantu merangsang pembentukan antibodi yang mencegah pertumbuhan kelebihan mikroorganisme berbahaya seperti kandida, H.pylori, E.coli, dan salmonela, yang dapat mengambil alih usus dan menimbulkan kekacauan dalam pencernaan kita.
·         Mencegah timbul atau kambuhnya infeksi saluran kemih dan vagina (terutama setelah mendapat antibiotik). 
·         Meningkatkan perlindungan terhadap patogen, virus, dan bakteri (flu, masuk angin, keracunan makanan).
·         Memulihkan keseimbangan usus setelah pemberian antibiotik, obat, kemoterapi/radiasi, pemilihan makanan yang salah.
·         Mencegah pembentukan gas akibat proses pembusukan dan peragian. 
·         Mengharumkan napas. Jika kolon Anda dipenuhi bakteri tak bersahabat, gas-gas yang dihasilkan oleh mereka dapat diserap ke dalam aliran darah dan dibawa ke paru-paru untuk dikeluarkan. Ubahlah keseimbangan bakteri usus Anda dan napas Anda akan menjadi lebih segar. 
·         Memperindah dan menghaluskan kulit. Kulit kita bermasalah salah satunya juga karena manifestasi bakteri.  Toksin yang terangkat ke kulit sumber penyebab jerawat, melasma, diskolorasi kulit, dan psoriasis. Dengan berjayanya bakteri bersahabat, kelainan-kelainan kulit ini akan mereda. 








BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
            Adapun kesimpulan dari makalah ini adalah sebagai berikut :
1.    Bakteri di dalam bahasa Al-Qur;an disebut dengan dzarrah. Istilah zarrah sebagai wujud zat atau substansi materi yang paling kecil yang disebutkan dalam Al-Qur’an merupakan petunjuk untuk mempelajari mikroorganisme dan materi mikromos lainnya.
2.    Peranan bakteri dalam kehidupan antara lain :
-          Bakteri dapat digunakan untuk membuat keju dari susu. Bakteri mengubah gula susu menjadi asam laktat. Asam inilah yang menyebabkan susu mengental untuk membentuk keju.
-          Dalam tubuh kita bakteri juga membantu Anda mencerna makanan Anda. Beberapa spesies bakteri, seperti E. coli, ditemukan dalam saluran pencernaan. Bahkan, dalam usus, sel-sel bakteri melebihi jumlah sel-sel Anda sendiri.
-          Dalam lingkungan Bakteri penting dalam hampir semua ekosistem karena bakteri sebagai pengurai. Mereka memecah bahan mati dan produk-produk limbah dan daur ulang untuk mengembalikan nutrisi lingkungan.












DAFTAR PUSTAKA

Al-Mubarok, Ahmad Zaki. 2006. Pendekatan Strukturalisme Linguistik dalam Tafsir
Al-Qur’an Kontemporer “ala” M.Shahrur. Yogyakarta : eLSAQ
Hadiutomo. 1990. Mikrobiologi Dasar Jilid I. Jakarta : Erlangga
Subandi, M. 2010. Mikrobiologi Perkembangan, Kajian, dan Pengamatan dalam perspektif Islam. Bandung : Remaja Rosdakarya
Tryana, S.T. 2008. Dasar-Dasar Mikrobiologi. Malang : Djambatan
 MAKALAH

“BAKTERI DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN”
Disusun untuk Memenuhi Ujian Komprehensif Bidang Agama

Dosen Penguji : Dr. Ahmad Barizi, M.A


Disusun oleh :
Leni setyowati                (13620015)




 









JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM
MALANG
2017


KATA PENGANTAR


            Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT karena atas berkat limpahan nikmat-NYA sehingga kami bisa menyusun dan menyelesaikan makalah ini. Sholawat serta salam tak lupa semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita nabi Muhammad SAW, karena beliaulah satu-satunya nabi yang membawa umat manusia dari zaman jahiliah menuju ke zaman islamiah.
            Makalah ini kami susun guna memenuhi tugas ujian komprehensif bidang agama. Dengan harapan dapat bermanfaat bagi mahasiswa terutama sebagai penunjang dalam proses pembelajaran. Sehingga dapat memberi kemudahan bagi mahasiswa terkait dengan pembelajaran tersebut. Selain itu kami berharap dengan adanya penyusunan makalah ini menjadikan kami sebagai mahasiswa yang lebih kreatif dan lebih inovatif kedepannya.
Dalam makalah ini kami akan membahas tentang “Bakteri dalam Perspektif Al-Qur’an”, kami akan memberikan pemaparan mengenai hal tersebut secara lebih dalam. Makalah ini terbagi dalam tiga bagian besar. Pertama, bagian pendahuluan yang menjadi pengantar sekaligus pemaparan keseluruhan arah dari makalah ini. Kedua, bagian pembahasan atau isi. Ketiga, bagian penutup yang akan menyimpulkan secara singkat, padat, dan jelas keseluruhan tulisan ini.
Demikian pengantar dari kami, kami mengharapkan saran dan kritikan yang membangun untuk makalah ini. Untuk perbaikan makalah kami kedepannya, karena makalah ini sangatlah banyak kekurangan. Terimakasih.


                                                                                                Malang, 12 April  2017
     

Penulis




DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................... ii
DAFTAR ISI ............................................................................................................. iii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang ....................................................................................................... 1
1.2 Rumusan Masalah ................................................................................................. 2
1.3 Tujuan .................................................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Perspektif Bakteri dalam Al-Qur’an ...................................................................... 3
2.2 Peranan Bakteri dalam Kehidupan......................................................................... 4
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan ............................................................................................................ 6
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................ 7







Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung, jangan lupa beri komentar ya ?

instagram